- 18 May 2012 | dibaca 30 | komentar 0
Terkait UN, SBY Didesak Evaluasi M Nuh
Presiden perlu mengevaluasi kinerja Menteri dan
Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan terkait pelaksanaan Ujian
Nasional. Pasalnya, meskipun banyak bukti yang menunjukkan keburukan dan
ekses negatif, pemerintah berkukuh memakai UN sebagai standar kelulusan
siswa.
Demikian disampaikan Koordinator Education Forum (EF) Suparman dalam diskusi bersama jajaran redaksi Media Indonesia di Kedoya Jakarta, Kamis (17/5).
Selain Suparman, turut hadir koordinator EF lainnya Elin Driana, Dosen Syamsir Alam, serta Direktur Riset dan Pengembangan Program Ikatan Guru Indonesia (IGI) Dhitta Puti Saraswati.
- 18 May 2012 | dibaca 45 | komentar 0
Pengucuran Tunjangan Profesi Kian Mengambang
Buat Jaga-jaga, Guru Sampai Membuka Empat Rekening Bank Sekaligus
Harapan guru bersertifikat untuk segera menikmati kucuran
tunjangan profesi harus ditahan dulu. Sebab pengucuran tunjangan untuk
rapelan tiga bulan yang seharusnya cair April lalu, semakin tidak jelas.
Sebaliknya para guru menilai alasan pemerintah mengulur pencairan itu
mengada-ada.
Diantara keluhan guru disuarakan oleh Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI). "Semua alasan yang dilontarkan pemerintah mengada-ada," ujar Sekjen FSGI Retno Listiyarti di Jakarta kemarin (17/5).
- 18 May 2012 | dibaca 47 | komentar 0
Proses Pembayaran Tunjangan Guru Akan Direvisi
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Mohammad Nuh akan merevisi proses pembayaran Tunjangan Profesi Pendidik (TPP).
Hal itu dilakukan sebagai upaya untuk mengantisipasi agar tak terjadi keterlambatan pada pencairan TPP di tahap selanjutnya.
Seperti diberitakan, masih banyak guru, khususnya di daerah yang belum menerima tunjangan profesi tahap I (Januari-Maret) tahun 2012. Padahal sejatinya, para guru berhak menerima tunjangan tersebut paling lambat pada April lalu.
- 18 May 2012 | dibaca 24 | komentar 0
Pemerintah Harus Bubarkan RSBIMahkamah Konstitusi (MK) kembali menggelar sidang lanjutan Uji Materi UU No 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas). Saksi ahli Daoed Joesoef dengan tegas menyatakan, pemerintah harus segera meniadakan Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI atau SBI). Sebab, sistem pembelajaran yang diterapkan di RSBI ataupun SBI secara terang-terangan melanggar konstitusi, yakni terkait penggunaan bahasa asing sebagai bahasa pengantar formal dalam pembelajaran disekolah tersebut.
- 16 May 2012 | dibaca 13 | komentar 0
GURU BERSERTIFIKASI: Kejar Kredit Poin, Guru Bersertifikasi Mangkir Ngajar
Kinerja guru bersertifikasi di Kabupaten Klaten mendapat sorotan dari kalangan wali murid karena kerap meninggalkan jam mengajar.
Sorotan itu disampaikan saat reses yang digelar sejumlah anggota DPRD Klaten sepekan terakhir. Anggota DPRD Klaten dari Fraksi Golkar, FX Setyawan saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, awal pekan kemarin mengatakan reses yang digelar di Kecamatan Kalikotes pekan lalu dibanjiri keluhan dari orangtua siswa.


14 May 2012 | dibaca 2
Dalam rangka memperingati hari pendidikan Nasional yang bertepatan tanggal 2 mei, Ikatan Guru Indonesia (IGI) wilayah Jambi sumbangkan buku ke Tiga sekolah di Jambi Sebrang. Sabtu (12/5).Menurut Ketua IGI wilayah Jambi Christop SPd, tiga sekolah tersebut adalah SMP 13 Kota Jambi Kecamatan Pelayangan, SD 167 Kota Jambi Kecamatan Danau Teluk dan MTS Al-Jauharen Kecamatan Pelayangan dengan total buku 10.600 eksemplar.
SHARING YUK...
22 Mar 2012 | dibaca 1
Oleh Dhitta Puti Sarasvati
Suatu hari, seorang murid saya yang masih SMP mengirimkan "print screen" berupa salah satu komen twitter saya ke saya. "Ibu menulis ini yah?" tanyanya pada saya.
Sejak kejadian itu, saya sadar bahwa guru di zaman sekarang harus sangat berhati-hati dalam menggunakan berbagai media sosial. Ada kemungkinan besar bahwa siswa-siswa kita yang begitu melek dengan teknologi mengawasi kita. Yang diperlukan guru bukan hanya keterampilan untuk menggunakan teknologi, tetapi juga sikap yang baik untuk bisa memanfaatkan teknologi dengan bijaksana.
Suatu hari, seorang murid saya yang masih SMP mengirimkan "print screen" berupa salah satu komen twitter saya ke saya. "Ibu menulis ini yah?" tanyanya pada saya.
Sejak kejadian itu, saya sadar bahwa guru di zaman sekarang harus sangat berhati-hati dalam menggunakan berbagai media sosial. Ada kemungkinan besar bahwa siswa-siswa kita yang begitu melek dengan teknologi mengawasi kita. Yang diperlukan guru bukan hanya keterampilan untuk menggunakan teknologi, tetapi juga sikap yang baik untuk bisa memanfaatkan teknologi dengan bijaksana.











