Flores Timur, IGI.OR.ID,- Nara teater dan IGI Flotim mempersembahkan "Mencari Bung" yang diperankan oleh guru-guru Flotim di gedung OMK Keuskupan Larantuka, Minggu (15/05/2022),- Diskusi dan Apresiasi setelah pentas Nara Teater dan IGI Flotim "Mencari Bung" Seakan ada tanda koma tanpa henti kalau kita bicara soal pendidikan. Banyak hal. Mulai dari kurikulum, sekolah, guru. Macam-macamlah. Complicated. Karena kompleksitas tersebut, butuh lebih dari sekadar waktu, kurikulum baru atau bahkan guru untuk mengurai benang kusut pendidikan kita sekarang ini. Sinergi IGI-Nara Teater Nara Teater dan IGI Flores Timur membantu kita mengurai benang kusut tersebut lewat ajakan introspeksi diri dan refleksi lewat "Mencari Bung". Karya terbaru sutradara Abang Silvester Petara Hurit ini seakan mengajak kita untuk bersama-sama mencari jawaban untuk pertanyaan klasik Kenapa kita sekolah semakin tinggi, guru-guru semakin banyak tapi kita te maju-maju ? Sederhana memang. Dan kalau kita diminta untuk mencari jawaban, mencari kambing hitam, mungkin gurulah yang kita pilih untuk disalahkan. Karena ada guru tukang jalan-jalan Ada guru tukang selfie Ada guru copy paste Ada guru pemburu sertifikat pelatihan Ada guru gaptek, ada guru inilah, itulah Sehingga wajar kalau banyak yang bilang : "Tak ada lagi guru. Yang ada hanyalah lulusan sekolah guru" Tapi, berhubung militansi dan kecintaan pada profesi guru, dengan lantang harus saya katakan: "Jangan bicara seenakmu! Anda tahu apa soal dedikasi dan integritas profesi ?" Karena disini, totalitas pengabdian guru kadang tak sebanding dengan kesejahteraan. Karena sebagai korban sistem birokrasi yang carut-marut, banyak hak-hak guru yang terabaikan. Karena sebagai Homo sapiens, guru punya nalar dan perut yang sama-sama butuh makan. Tergantung bagaimana menggunakannya. Apakah menggunakan perut untuk mengoptimalkan nalar ? Apakah menggunakan nalar untuk mengenyangkan perut ? Nara Teater dan IGI Flores Timur mengajak semua kita yang punya nalar dan perut untuk bersama-sama menemukan esensi siapa guru sebenarnya. Melalui suguhan berdurasi lebih dari satu jam, kita seakan-akan diajak untuk menelanjangi diri, melihat posisi dan kontribusi masing-masing dalam kompleksitas pendidikan yang terhimpit bisnis dan birokrasi. Suatu problem kontekstual dan relevan yang menarik untuk dibahas. "Mencari Bung" akan membangunkan kita yang selama ini diam dan terpekur untuk bersama-sama menolak amnesia dan bersuara tentang Siapa kita ? Kemana kita ? Dimana kita ? Untuk pendidikan yang lebih baik Untuk Lewotana yang lebih baik Selamat Hari Pendidikan Nasional 2022 Nara - IGI Teater

PENTAS NARA TEATER & IGI FLOTIM (MENCARI BUNG...)

https://www.youtube.com/watch?v=VMfY0Q9Fp8Y Flores Timur, 16 Mei 2022 Penulis: Ino Carvallo, S. Pd Badan Pengurus IGI Flotim